This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 12 Mei 2011

Israel - AS Tak Butuhkan Pilot Lagi



Washington (Berita SuaraMedia) - Militer Amerika Serikat mengembangkan generasi terbaru helikopter Black Hawk legendaris mereka, yang bisa beroperasi mandiri tanpa awak. Berbasis sistem komputer, keberadaan pilot tak lagi dibutuhkan.
Adalah perusahaan kontraktor militer Sirosky Aircraft Corp yang bakal membesut Black Hawk tanpa awak itu, dalam proyek senilai US$ 1 miliar.

Black Hawk adalah salah satu kendaraan utama militer AS kala terjun di medan perang. Bahkan insiden di Somalia di mana helikopter ini jatuh, pernah difilmkan dalam judul 'Black Hawk Down'.
Pembuatan Black Hawk tanpa awak dilandasi alasan banyaknya korban tentara berjatuhan kala menggunakan helikopter ini, baik karena ditembak musuh, tabrakan atau kecelakaan lainnya.

Pesawat tanpa awak sudah cukup banyak diproduksi, umumnya berupa pesawat berukuran kecil. Namun, seperti dilansir FoxNews , senin (9/5/2011), menerapkan teknologi ini pada sebuah helikopter termasuk hal yang baru.

"Hal yang baru di sini adalah untuk mengaplikasikan teknologi di pesawat kecil ke badan helikopter Black Hawk," ujar Chris Van Buiten, direktur Sikorsky Innovations.

Sikorsky bakal mendesain helikopter tersebut yang dapat disesuaikan menurut situasi di peperangan. Selain mampu beroperasi tanpa awak, namun Black Hawk itu juga bisa dikemudikan oleh pilot jika situasi memaksa, hal ini ditujukan agar nantinya Black Hawk dapat beroperasi dengan maksimal.

Serasa tak mau kalah dengan AS, Situs koran Israel Maarev memberitakan bahwa Perusahaan Steadicopter pada pekan depan juga akan mempresentasikan helikopter tak berawak yang dijuluki The Black Eagle 50. Helikopter yang dirancang untuk kegiatan mata-mata itu sepenuhnya dikendalikan dari jarak jauh oleh robot.Demikian seperti dilansir mannews,

Helikopter yang dikendalikan dengan teknologi khusus itu berbeda dari jenis pesawat tak berawak kecil yang dimiliki Israel sebelumnya, dimana heli itu bisa terbang di manapun dan pada medan operasi yang lebih luas, yang dapat melakukan eksplorasi yang lebih luas dan lebih rumit daripada pesawat tanpa awak lainnya yang pernah ada.

Lebih jauh Maarev menambahkan, helikopter The Black Eagle 50 itu mampu mendarat di lokasi manapun tanpa memerlukan lapangan lepas landas, dan dapat terbang pada ketinggian rendah dekat dengan sasaran tembak. Sumber-sumber di Perusahaan Steadicopter yang telah mengembangkan helikopter itu menyatakan bahwa The Black Eagle 50 adalah didasarkan pada kepemilikan perusahaan itu, dan dipatenkan pada teknologi pengendalian penerbangan otonom.


Terkait cara kerja helikopter itu disebutkan bahwa pengoperasian helikopter dan pengendaliannya hanya dilakukan oleh sebuah kru yang terdiri dari dua orang saja melalui remote kontrol yang berada di sebuah mobil truk yang juga sebagai tempat luncurnya. Remote itu dapat dengan mudah dan secara otomatis difungsikan. Selain itu, dengan sebuah peta elektronik menjadikan helikopter itu dapat melakukan pantauan terhadap target-target sasaran dan mengirim gambar hasil pantauan itu ke operator secara real time.

Menurut sumber di perusahaan yang berpusat di Yokneam itu, helikopter The Black Eagle 50 dapat digunakan dalam tugas-tugas pengintaian, misi pemantauan lahan pertanian, fotografi udara, untuk komunikasi dan pemeriksaan jaringan listrik serta misi kepolisian dan militer yang berbeda-beda.


Perusahaan yang didirikan pada tahun 1999 sebagai perusahaan inkubator Haifa 'Technion - Israel Institute of Technology itu berhasil merampungkan mesin helikopter The Black Eagle 50 selama setahun.Perusahaan itu menolak untuk mengatakan berapa banyak harga dari heli berikut sistemnya itu, hal itu demi kepentingan negosiasi dengan produsen potensial. Namun, sumber-sumber di industri pertahanan menduga bahwa sistem tunggal lengkap, terdiri dari sebuah robot helikopter dan sistem kontrol itu diyakini senilai jutaan shekel.


Rencananya, masyarakat umum Israel hanya akan bisa melihat Black Eagle 50 untuk pertama kalinya minggu depan. Kendati demikian, bukan rahasia lagi dalam industri pertahanan, semua pihak yang berkepentingan termasuk calon pelanggan dan para pejabat pertahanan Israel telah diizinkan untuk melihat cara kerja heli itu.(fox/maan/haaretz) www.suaramedia.com

NASA Rilis Foto Galaksi 'Mawar' Yang Sangat Unik



WASHINGTON (Berita SuaraMedia) - Di ulang tahunnya yang ke-21, teleskop Hubble milik NASA merilis foto galaksi unik berbentuk mawar.

Foto unik tersebut terdiri dari dua galaksi yang terlihat saling terkait satu sama lain dengan sabuk pengikat berupa jutaan bintang. Demikian seperti yang diberitakan Channel4.

Dua galaksi tersebut, yang dikenal dengan ARP 273 yang berada di konstelasi Andromeda berjarak 300 juta tahun cahaya dari Bumi.

Sebenarnya foto tersebut diambil pada bulan Desember tahun lalu.

Namun foto ini baru dirilis ke publik oleh NASA untuk merayakan ulang tahun ke-21 teleskop angkasa Hubble.

Teleskop diluncurkan pada bulan April 1990 pada misi STS-31 di Discovery.

Semenjak itu, teleskop ini menjadi salah satu alat penting dalam dunia penelitian astronomi saat ini.

Di usianya yang ke-21, teleskop tersebut telah mengelilingi Bumi sebanyak 115 ribu kali, yang bisa disamakan dengan penerbangan sejauh 3 miliar mil.

Melalui teleskop Hubble, para ahli astronomi telah berhasil menerbitkan hampir 10 ribu makalah, yang membuatnya sebagai salah satu instrumen penting dalam dunia astronomi saat ini.

Teleskop Hubble juga merupakan teleskop luar angkasa terlama yang beroperasi. (ar/ok/mgd) www.suaramedia.com

Spinstars, Bintang Tercepat di Seluruh Jagad Raya



POSTDAM (Berita SuaraMedia) - Ini adalah bintang-bintang tercepat di jagad raya. Para peneliti memanggilnya sebagai Bintang Putar atau Spinstars. Putaran rotasi mereka mencapai lebih dari sejuta mil per jam atau 1,6 juta km per jam.

Menurut para peneliti dari Institute for Astrophysics dari Potsdam, Jerman, bintang ini terbentuk 13,7 miliar tahun lalu setelah dentuman besar dan pernah menjadi bintang yang sangat besar.

Bahkan ukuran massanya sampai delapan kali lebih besar daripada massa matahari kita. Namun, karena bintang raksasa yang terbuat dari gas hidrogen dan helium ini memiliki masa hidup yang singkat, ia mati muda.

Dalam sebuah laporan yang dimuat di jurnalNature, Dr Christina Chiappini dan koleganya dari Insitute for Astrophysics di Postdam, memanfaatkan teleskop European Southern Observatory Very Large Telescope di Chile untuk mempelajari komposisi kimia dari beberapa bintang tua di galaksi Bima Sakti.

Mereka mempelajari rasio elemen kimia yang ada pada kluster bintang NGC-6522. Kluster bintang ini dipilih karena mereka cukup tua untuk membentuk unsur kimia asli seperti yang dihasilkan oleh bintang yang hadir pada generasi pertama.

Selanjutnya, Chiapini berkesimpulan bahwa bintang-bintang generasi pertama ini sangat masif dan berotasi dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk mencapai derajat pencampuran elemen sehingga mereka bisa memproduksi elemen yang lebih berat.

Kalkulasi mereka mengindikasikan bahwa bintang-bintang generasi pertama ini berotasi kencang dengan kecepatan 500 kilometer per detik - atau 250 kali lebih tinggi daripada kecepatan matahari kita. Tak heran bila kemudian mereka menamakan bintang ini sebagai 'Spinstars'.

Seperti diberitakan situs berita ABC, Professor Mike Bessell dari Observatorium Mount Stromlo, milik Australian National University, paper Chiapini menjelaskan betapa pentingnya putaran atau rotasi pada bintang-bintang awal untuk memproduksi elemen-elemen seperti yang kemudian ditemukan di bintang-bintag generasi belakangan.

Selain konveksi yang dihasilkan dalam sebuah bintang menyebabkan adanya pencampuran, rotasi yang cepat menolong elemen-elemen yang baru terbentuk dan muncul di permukaan.

"Rotasi menolong bintang ini untuk memproduksi unsur Neon-22 dari Karbon pada pusat bintang. Unsur itu kemudian memungkinkan terbentuknya unsur yang lebih tinggi di bintang-bintang kita, yang secara normal hanya terjadi pada bintang-bintang bermassa rendah," kata Bessell.

Bessell menambahkan, unsur-unsur yang lebih berat terbentuk sangat awal di jagad raya ini, menyediakan bibit-bibit untuk terbentuknya hal-hal lain, belakangan.

"Ini memberikan kita pilihan lain untuk terciptanya unsur utama seperti nitrogen dan seluruh unsur yang lebih berat seperti timah dan seng. Semua unsur itu kita pikir belum akan tercipta, hingga lama sesudah itu.". (ar/vs/sd) www.suaramedia.com

Ilmuwan Klaim Hitler Hanyalah Seorang Pengantar Pesan



ABARDEEN (Berita SuaraMedia) - Mitos bahwa Adolf Hitler merupakan pahlawan telah dibantah oleh ilmuwan.

Hitler hanyalah ‘pengirim pesan’ dan dianggap ‘orang asing’ bagi tentara di garis depan.

Tidak ada individu yang lebih banyak diamati selain Hitler. Dosen sejarah modern di Aberdeen University Dr Thomas Weber berhasil menemukan bukti baru.

Sebelumnya, surat yang tidak terpublikasikan dari veteran resimen Hitler telah menentang penggambaran NAZI yang menunjukkan bahwa Hitler merupakan nasionalis paling berpengaruh berdasarkan kecakapannya di Front Barat.

Berbagai pihak menyebut Hitler sebagai ‘seniman’. Namun, ternyata bentuk kesenangan masa lalu seperti menulis, berkirim surat dan minum minuman keras tidak digemari Hitler.

Pria bertubuh pendek ini lebih menyukai buku politik atau melukis. Hitler juga dianggap sangat patuh kepada atasannya.

"Pandangan umum bahwa Hitler melakukan pekerjaan berbahaya dengan berjalan di antara parit untuk menyampaikan pesan penting sebenarnya salah," kata sejarawan Dr Thomas Weber.

Mitos Hitler sebagai seorang prajurit pemberani dan menentang bahaya digunakan oleh pihak NAZI untuk meningkatkan daya tarik Hitler.

"Mereka (pihak NAZI) berusaha keras untuk melindungi ide ini dan melalui penelitian saya menemukan bahwa memo yang ditulis oleh rekan-rekannya telah berubah secara signifikan sejak publikasi pertama di tahun 1933 dan pecahnya Perang Dunia II."

Penggambaran tersebut benar-benar salah.

“Saya sudah berusaha untuk menunjukkan bahwa ini sama sekali adalah cerita yang dibuat-buat. Hitler bukan tipe penggerak di resimen dan ia tidak benar-benar radikal dalam perang."

Dalam Arsip Perang Bavaria, Thomas menemukan data yang tidak tersentuh selama hampir sembilan dekade.

Di tempat lain, ia menemukan surat yang tidak dipublikasikan Nazi yang berisikan data keanggotaan dan daftar Yahudi.

Hitler ternyata menjabat sebagai pelari, kata Dr Weber.

Namun ia bekerja sebagai pelari resimen yang relatif aman di mana mengirim pesan antarbatalion atau kelompok.

Hitler hanya berlari beberapa kilometer. Tidak hanya itu, Hitler juga ‘tersembunyi’ di tempat aman yang jauh dari bahaya.

Dr Weber menyimpulkan bahwa Hitler yang bekerja kepada pemerintah yang cenderung ‘kiri’ saat perang, telah menjadi nasionalis keras dan anti-Semit sejak pascaperang, krisis ekonomi dan politik pascarevolusioner.

Penelitian ini akan dipublikasikan di buku “Hitler’s First War” yang diterbitkan oleh Oxford University Press bulan depan.(ar/inl/klb/vs) www.suaramedia.com

Kontroversi Injil Yunani Kuno Terpecahkan Di Rusia



MOSKOW (Berita SuaraMedia) – Sebuah dokumen yang mengkonfirmasikan bahwa Codex Sinaiticus, sebuah naskah Injil Yunani kuno tulisan tangan, merupakan milik perpustakaan Inggris, ditemukan dalam arsip Kementerian Luar Negeri Rusia.

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada tahun 1989 oleh uskup besar Biara Saint Catherine, di kaki gunung Sinai, dengan perwakilan dari kekaisaran Rusia (Uni Soviet).

Dalam dokumen tersebut, uskup besar Sinai, Kallistrat, yang bertindak atas nama biara, mengkonfirmasikan bahwa naskah Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dari perpustakaan biara telah diserahkan secara resmi kepada kekaisaran Rusia. Pihak biara menerima bayaran 9.000 rubel atas penjualan naskah tersebut.

Pada tahun 1933, Stalin menjual Injil yang ditulis pada abad ke-4 Masehi dalam huruf uncial (huruf cetak besar yang khusus dipergunakan dalam penulisan naskah-naskah Yunani dan Latin) tersebut kepada perpustakaan Museum Inggris dengan harga £100.000.

Satu bulan berselang setelah berpindah tangan ke London, Biara Saint Catherine kemudian mengklaim sebagai satu-satunya pemilik sah naskah tersebut. Menurut klaim pihak biara, naskah tersebut diambil alih dari perpustakaan mereka melalui penipuan.

Hingga baru-baru ini, para biarawan berhenti mengklaim sebagai pemilik naskah kuno tersebut. Namun pihak biara masih terus "berduka atas kehilangan" naskah kitab tersebut.

Kini, ketika proses alih tangan Codex Sinaiticus dari biara kepada kekaisaran Rusia telah dapat dibuktikan keabsahannya, maka tidak diragukan lagi bahwa Perpustakaan Inggris menjadi pemilik dari Alkitab kuno tersebut.

Dokumen tersebut mengkonfirmasikan bahwa bukti pembelian Codex Sinaiticus oleh kekaisaran Rusia telah ditemukan kembali oleh seorang karyawan Perpustakaan Nasional Rusia kala tengah menelusuri cerita mengenai naskah tersebut dan mengakses arsip Kementerian Luar Negeri Rusia.

Pada bulan Mei 1975, dalam sebuah upaya restorasi. Para biarawan Saint Catherine di Sinai menemukan sebuah ruangan di bawah kapel Saint George yang berisikan banyak pecahan perkamen. Diantara perkamen-perkamen tersebut, tiga halaman yang hilang dari Sinaiticus ditemukan.

Teks Sinaiticus (yang ditulis di empat kolom halaman tersebut) berisi sejumlah bacaan yang mengandung kesalahan penyalinan teks, kemungkinan disebabkan oleh kecerobohan dalam melakukan penghapusan. Dan dari sana, teks tersebut menjadi mirip dengan Codex Vaticanus. Penemuan Sinaiticus mengindikasikan bahwa sumber dari kedua Codex tersebut sama.

Dalam Codex Sinaiticus terdapat Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama. Perjanjian Baru terdiri dari empat buku, kisah, dan surat Katolik dan Pauline (termasuk dalam bahasa Ibrani), wahyu, Surat Barnabas, dan Gembala Hermas.

Total terdapat 346,5 halaman, dimana 199 diantaranya berasal dari Kitab Perjanjian Lama (termasuk kitab-kitab Apokrifa) dan 147,5 halaman merupakan bagian dari Kitab Perjanjian Baru (termasuk Surat Barnabas dan Gembala Hermas). Kata-kata yang ada ditulis secara berkelanjutan tanpa terpisah. Tidak ada jeda dan penekanan.

Namun, ada banyak bagian Kitab Perjanjian Baru yang hilang dalam codex tersebut. Codex tersebut kemungkinan dibuat oleh tiga orang penulis, yang umumnya disebut A, B, dan D. A menulis keseluruhan Kitab Perjanjian Baru, kecuali enam halaman, dan sebagian kecil dari satu halaman, yang tampaknya disalin oleh D. Tampaknya ada sembilan orang korektor, mulai dari abad keempat hingga abad ke-12, yang telah mengoreksi naskah tersebut.

Injil Matius 16:2 dihilangkan. Injil Markus hanya berakhir pada 16:8 (Markus 16:9-20 menyebutkan kebangkitan kenaikan Yesus), Lukas 22:43 disebut sebagai ayat palsu oleh korektor pertama. Namun hal itu dihapuskan oleh korektor ketiga. Yohanes 5:4 dan Pericope de adultera dihapuskan. Doksologi Roma disebutkan setelah 16:23, ayat 24 dihapuskan. (dn/rt/ui) www.suaramedia.com

X47-B, Pesawat Siluman Tanpa Awak Berteknologi Tinggi Dari AS



WASHINGTON (Berita SuaraMedia) - Aksi salah satu sosok dalam sebuah film seringkali membuat banyak orang di dunia terinspirasi untuk menuangkan dalam bentuk karya-karyanya.

Hanya berselang enam tahun setelah penayangan sebuah film Stealth, sebuah perusahaan Northrop Grumman dikabarkan baru saja telah berhasil mengembangkan tipe robot pesawat tempur siluman tanpa awak pertama di dunia yang bernama, Jet X47-B.

Amerika Serikat (AS) memang terkenal getol mengembangkan teknologi militer. Jet X-47B didesain untuk keperluan Angkatan Laut AS. Dalam uji coba penerbangannya, pesawat pengebom canggih ini berada di angkasa selama 29 menit dan mencapai ketinggian 5000 kaki.

Jeroan pesawat ini kental dengan teknologi robotika karena tidak membutuhkan pilot untuk mengoperasikannya. Memang sebelumnya sudah ada pesawat dengan teknologi sejenis seperti Predator atau Reaper.

Akan tetapi X-47 B setingkat lebih canggih karena tidak dapat terdeteksi radar dan mampu terbang jauh lebih cepat, kecepatan puncak pesawat siluman ini adalah “High Subsonic”.

Robot pesawat jet tanpa awak ini mempunyai rentang dan daya yang lebih besar untuk melakukan aksi lepas landas dari sebuah kapal induk, dilengkapi amunisi bom yang dikendalikan laser dan mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara.

Kedua sayap pesawat yang mirip seperti sayap kalelawar ini memiliki panjang 62,1 feet (18.9280 meter), bermuatan maksimum 4500 pound (2 ton lebih), dilengkapi dengan sejumlah sistem sensor dan jangkauan lebih dari 2100 mil laut (3379,6224 km). Yang lebih hebatnya lagi, robot pesawat jet tempur ini dapat dikendalikan secara jarak jauh (remote) ataupun diprogram lebih lanjut guna keperluan sebuah misi tertentu.

Dibekali dengan kemampuan terbang lebih dari 40.000 feet atau sekitar 12.192 meter, robot ini dapat digunakan sebagai pesawat mata-mata atau pesawat intai untuk misi intelejen, penyerangan secara presisi dan mendeteksi rudal balistik yang ada.

Uji layak terbang yang telah berlangsung lebih dari setahun ini merupakan sebuah langkah awal untuk memperagakan sosok terbaru dari tipe robot pesawat jet tempur siluman yang pertama di dunia. Dan usut punya usut ternyata tipe robot ini kabarnya baru akan digunakan untuk keperluan militer pada tahun 2013 yang akan datang.

"Hari ini kita mendapat pandangan sekilas mengenai masa depan ketika sebuah jet tanpa awak milik Angkatan Laut telah mengangkasa," tukas Kapten Jaime Engdahl, manajer pemrograman X-47B.

Dikembangkan sejak tahun 2007, ongkos pembuatan X-47B mencapai 395 juta poundsterling. Ia dapat diprogram untuk terbang sendiri ke arah target yang ditentukan sampai jarak ribuan mil. Komputer di dalamnya dikatakan mampu mengendalikan lepas landas, pendaratan dan pengisian bahan bakar di udara.

"Kami melakukan terobosan baru dengan mengembangkan jet tanpa awak pertama yang bisatake off dan mendarat di dek penerbangan (di kapal)," klaim Bill Shannon, pejabat Navy Real Admiral yang diberitakan DailyMail.

Selain tipe X-47B ini, kabarnya masih ada kendaraan udara tempur tak berawak lainnya yang akan segera menyusul diuji coba yakni pesawat tempur siluman tak berawak Taranis milik Inggris. Dan kabarnya juga akan diuji coba pada tahun 2011 ini. (ar/dt/bt) www.suaramedia.com

Gebrakan Muslim Mampu Rubah Gurun Jadi Kota Tanpa Karbon!



DUBAI (Berita SuaraMedia) – Di Abu Dhabi, terdapat sebuah wilayah yang begitu kosongnya dan hanya dipenuhi gurun dan angin lalu. Namun diperkirakan 10 tahun dari sekarang, jika semua terlaksana seperti yang direncanakan, kota sebesar enam kilometer per segi dipenuhi perumahan dengan 50.000 penduduk, 1.500 pengusaha, dan 40.000 pekerja akan memenuhi wilayah di Uni Emirat Arab tersebut – dan satu-satunya yang akan menjadi kota bebas karbon.

Proyek tersebut dinamakan Kota Masdar, berada di samping Bandara Abu Dhabi, dijalankan tanpa bensin atau minyak, sehingga akan mengurangi emisi yang ditimbulkan rumah kaca. Proyek tersebut merupakan proyek utama Uni Emirat Arab saat ini untuk mengurangi penggunaan minyak, dan diharapkan kedepannya semua kota akan menggunakan sistem tersebut.

Dalam sebuah contoh desain animasi terlihat jalanan yang diapit gedung-gedung megah dan perumahan. Meski terkesan modern, bangunan-bangunan tersebut tidak meninggalkan citra Timur Tengah yang mempesona.

Sebuah universitas ilmu pengetahuan dan teknologi, Masdar Institute of Science and Technology, juga direncanakan akan dibangun di wilayah tersebut.

Kota tersebut juga memiliki beberapa tujuan, diantaranya menjadi kota pertama yang bebas emisi dan karbon. Hal tersebut akan mengurangi kebutuhan masyarakat akan pendingin ruangan (AC).

Untuk menjalankan kota tersebut, panel-panel pembangkit listrik tenaga surya dan kincir sebagai pembangkit listrik tenaga angin akan memenuhi kebutuhan seluruh kota Masdar.

Tujuan lainnya adalah larangan kendaraan dalam kota tersebut, serta menggalakkan gerakan jalan kaki. Namun kendaraan elektrik bernama Personal Rapid Transit (PRT) juga tengah dikembangkan guna memenuhi kebutuhan manusia akan transportasi.

"PRT dapat menggantikan mobil anda," kata Scott McGuigan dari firma CH2M Hill yang bertanggung jawab terhadap perkembangan kota Masdar.

"PRT merupakan kendaraan untuk enam penumpang yang tentu saja menggunakan tenaga baterai," terangnya.

Kendaraan canggih tersebut menggunakan sistem seperti kereta, menggunakan rel yang menjangkau seluruh kota dengan sekitar 1.500 stasiun.

Untuk sistem perairan, kota tersebut direncanakan akan mendaur ulang sekitar 80 persen pemakaian air.

"Meski memerlukan waktu untuk memikirkannya, namun rencana ini akan berhasil," kata Peter Sharratt dari firma asal Inggris, WSP.

Ide tersebut disebut pemulihan irigasi, dimana air yang telah digunakan akan diolah kembali dengan menggunakan bantuan tanaman sebagai media daur ulang.

Tujuan yang tidak kalah briliannya adalah dengan mengubah pembuangan kota menjadi energi.

Meski tidak dapat dirubah sepenuhnya menjadi energi, pembuangan kota dapat menjadi salah satu sumber tenaga listrik. Kota tersebut juga akan mengurangi penggunaan plastik dan lebih mengutamakan materi berbahan alami.

Diperkirakan menghabiskan dana hingga $ 22 milliar, Kota tersebut merupakan inisiatif yang diajukan oleh Perusahaan Listrik Masa Depan Abu Dhabi (ADFEC). Click Video (al/npr) Dikutip oleh SuaraMedia.com